Gerung, Lombok Barat - Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi, kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Aplikasi TekaDesa dilaksanakan di Desa Giri Tembesi, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan transformasi digital desa melalui penerapan sistem pelayanan dan pengelolaan data berbasis teknologi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perangkat desa, operator layanan, serta unsur masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan administrasi desa. Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan secara langsung dengan berbagai fitur dan fungsi utama aplikasi TekaDesa yang dirancang untuk mempermudah pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan desa.
Dalam sesi sosialisasi, Tim TekaDesa memaparkan konsep dasar sistem digital desa yang terintegrasi. TekaDesa hadir sebagai platform teknologi yang membantu desa dalam mengelola layanan administrasi, data penduduk, hingga informasi publik secara lebih cepat dan efisien.
Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya digitalisasi desa di era modern, terutama dalam menciptakan pelayanan publik yang transparan, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Selain sosialisasi, kegiatan juga dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan aplikasi TekaDesa secara langsung. Peserta diajarkan cara mengoperasikan berbagai fitur utama, seperti:
Pelatihan dilakukan secara interaktif sehingga peserta dapat memahami alur penggunaan aplikasi dengan lebih mudah.
Melalui penerapan TekaDesa, pelayanan administrasi desa diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan terstruktur. Sistem digital ini membantu mengurangi proses manual yang selama ini memerlukan waktu lebih lama serta berpotensi menimbulkan kesalahan data.
Dengan sistem yang terintegrasi, aparatur desa dapat mengelola layanan secara real-time dan lebih efisien, sementara masyarakat dapat merasakan pelayanan yang lebih praktis dan transparan.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti sesi praktik dan diskusi terkait penerapan sistem di lingkungan desa.
Antusiasme tersebut menunjukkan adanya kesiapan aparatur desa dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus menjadi sinyal positif bagi implementasi desa digital di masa mendatang. Kepala Desa Giri Tembesi ikut memberikan tanggapan mengenai Aplikasi TekaDesa, "TekaDesa sangat membantu pemdes dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat", sebutnya.
Pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan aplikasi TekaDesa di Desa Giri Tembesi menjadi bagian dari upaya membangun sistem pemerintahan desa yang modern, responsif, dan berbasis data.
Ke depan, diharapkan penerapan TekaDesa dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjadi fondasi dalam mewujudkan desa digital yang mandiri dan berdaya saing.